Perjuangannya Jendral Soedirman dalam mengembalikan jati diri bangsa
Posted in Mengembalikan Jati Diri Bangsa on August 31st, 2009 by admin – 12 Comments
Perjuangan Jendral Soedirman dalam Mengembalikan Jati Diri Bangsa tidak diragukan lagi, Jendral muda ini begitu gigihnya dalam memimpin perlawanan terhadap penjajah belanda. Di usianya yang baru 31 tahun beliau sudah menjadi seorang Jendral, meski penyakit paru-paru nya tidak bisa di ajak kompromi namun hal itu tidak menjadi penghalang baginya dalam memimpin perlawanan mempertahankan harga diri dan martabat bangsa Indonesia. Kepribadian dia yang teguh dan kokoh senantiasa mengedapankan kepentingan bangsa dan negaranya di atas kepentingan apapun. Tentu saja hal ini tidak muncul begitu saja akan tetapi dilatar belakangi oleh pemahaman yang dalam akan agamanya, beliau yang merupakan guru pada sekolah HIS Muhammadiyah dan merupakan aktifis kepanduan Hizbul Wathan, menempanya menjadi sosok yang tangguh dalam berjihad membela kehormatan bangsanya.
Saat masa pendudukan Jepang, Ia masuk ke dalam tentara PETA di Bogor, hingga kemudian ketika beliau lulus langsung menjabat sebagai komandan batalion di Kroya, Cilacap. Lalu kemudian menjadi Panglima Divisi V/Banyumas setelah dibentuknya TKR. lalu terpilih menjadi Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia (Panglima TNI). Beliaulah Jendral termuda di negeri ini.
Beliau merupakan salah satu pejuang dan pemimpin teladan bangsa ini, bagaimana tidak, keadaan dirinya yang sakit-sakitan tidak menghalanginya sedikitpun dalam memimpin pertempuran-pertempuran melawan musuh-musuh bangsa ini. Dengan ditandu karena begitu lemah fisiknya, ia memimpin perlawanan terhadap belanda pada Agresi militer belanda II, meski kondisi dirinya begitu lemah ia dengan semangat membaja memimpin, memberi semangat untuk mengadakan perlawanan terhadap belanda. Sungguh luar biasa, pahlawan yang tidak mengenal kata menyerah dan pasrah.
Banyak sekali kisah heroik Jendral Soedirman yang sangat patut di tauladani oleh anak negeri ini apalagi bagi mereka yang punya keterpanggilan jiwa untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa.